five days before ramadhan
lima hari menuju ramadhan, dan aku yang ternyata masih memeluk semua duka.
rumah sederhana ini masih sama, tapi orangnya sudah tidak lengkap. hal-hal yang selalu dirindukan ketika ramadhan tiba adalah ketika berbuka bersama dengan orang-orang tersayang yang kini sudah tiada, sahur bersama dengan orang-orang tersayang yang kini sudah tiada, menikmati bulan ramadhan bersama orang-orang tersayang yang sekarang sudah di keabadian. walaupun sudah hampir sepuluh tahun seperti itu, ternyata masih ada yang berbeda, rasanya masih tidak lengkap, rasanya masih sangat hampa. entah sampai kapan duka ini akan selalu ku genggam erat, tapi perlahan aku mencoba untuk melepasnya. berdamai dengan semua hal dan mengikhlaskan kepergian mereka yang sekarang mungkin sedang berbahagia di atas sana. karena pada nyatanya, dunia ini fana dan orang-orang tersayang akan meninggalkan kita untuk selamanya.
meski duka masih kusimpan erat dalam genggaman tangan kecil ini, aku akan tetap selalu merayakan bulan besar penuh cinta. aku akan tetap merayakannya dengan orang-orang tersayang yang genggaman tangannya masih ada mendekap ku di dunia ini sekarang.
dan pada bulan besar tahun ini, aku ingin meminta maaf kepada orang-orang yang sudah kubuat kecewa, sudah kubuat marah, sudah kubuat sakit hati karena tingkah laku yang sudah kulakukan dengan sadar maupun tidak sadar. aku ingin meminta maaf kepada orang-orang yang sampai saat ini belum bisa menerimaku karena aku pernah membuatnya sakit hati.
semoga, kita semua diberi rahmat Allah pada bulan yang penuh berkah ini. semoga kita masih bisa berjumpa dengan ramadhan tahun-tahun berikutnya bersama dengan orang-orang tersayang.
Komentar
Posting Komentar