Tiga Belas Itu Bernama SEVENTEEN

Sekarang usia mereka sudah satu dasawarsa, dan mungkin mereka sudah hidup bersama lebih dari satu dasawarsa. mengenal mereka adalah keajaiban untukku. rasanya, aku belum pernah menemukan cinta sebesar mereka. juga, sepertinya aku belum pernah menemukan tawa sekeras bersama mereka. penuh akan kesadaran aku harus selalu bersyukur sebab ketika aku dengan mereka duka yang sebelumnya ku genggam erat perlahan ku lepas bersama dengan tawa yang menggema karena tingkah konyol mereka. selain mereka membuat bahagia merekah, mereka juga mengajariku untuk terus tertawa dan berbahagia sekalipun kepalaku penuh sekali dengan hal-hal yang harusnya tidak perlu dipikirkan. 

mereka itu adalah obat. obat dari semua obat. dan sekarang, mungkin bisa dikatakan bahwa aku sudah kecanduan obat itu. tapi, obat ini tidak ada efek sampingnya. obat ini selalu membuatku merasa sembuh dan membaik. rasa obat ini adalah manis dan cinta. rasa manis yang belum pernah aku temukan di permen manapun, dan rasa cinta yang belum pernah aku rasakan dari siapapun. dan obat ini adalah magic.

perayaan tahun ini, tidak lengkap. tapi hangatnya akan selalu ikut serta di dalam pelukan kita. banyak doa yang akan terus aku sampaikan agar bagaimanapun caranya semoga kita akan tetap merekah dengan bungah. di kehidupan selanjutnya pun, semoga tawa bahagia tidak akan hilang. terima kasih juga aku sampaikan sebab sudah menciptakan sebuah ruang bahagia yang bisa di datangi semua orang. semoga, selalu terus bersama, tidak bertambah dan tidak berkurang. seperti yang di ucapkan Dokyeom di Going Seventeen Rabu kemarin, "SEVENTEEN IS SEVENTEEN"

-z

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mak, Aku dan Gethuk Lindri

berbagai macam bentuk kasih sayang